Kasus penyerangan dan penembakan oleh kelompok terlatih menjadi perhatian kalangan DPR. Anggota Komisi Pertahanan DPR Tjahjo Kumolo meminta Komnas HAM berperan lebih besar dalam investigasi peristiwa di Lapas Sleman, Yogyakarta, tersebut.
Komnas HAM masih terus melakukan pengumpulan bahan penyelidikan terkait penyerangan LP Cebongan, Sleman. Guna melengkapi berkas penyelidikan, Komnas jadwalkan pertemuan dengan Panglina TNI dan Kapolri.
Ketua Umum Persatuan Purnawirawan dan Warakawuri TNI dan Polri (Pepabri), Agum Gumelar mendukung dibentuknya tim investigasi kasus penyerangan Lapas Sleman oleh TNI AD. Hasil investigasi harus ditindaklanjuti.
Kondisi LP Cebongan Sleman kian membaik. Blok yang dijadikan tempat 'eksekusi' 4 tahanan oleh pasukan bersenjata yang hingga kini belum diketahui identitasnya, sudah ditempati.
Pemerintah tetap didesak membentuk tim independen untuk menyelidiki kasus penyerangan dan penembakan 4 tahanan di Lapas Klas IIB Sleman. Tim investigasi yang dibentuk TNI dikhawatirkan tidak bekerja maksimal.
Komnas HAM akan mendatangi Mabes TNI Angkatan Darat besok, Senin 1 April. Komnas ingin mendalami keterkaitan kasus pengeroyokan Sertu Santoso di Hugo's Cafe dengan penyerangan Lapas Klas IIB Sleman.
KSAD Jenderal TNI Pramono Edhie menyebut indikasi adanya keterlibatan anggotanya dalam insiden penyerangan LP Cebongan, Sleman, Yogyakarta. TNI AD akan membentuk tim investigasi. Apa tanggapan Polri?
TNI Angkatan Darat membentuk tim investigasi untuk mengusut lebih lanjut kasus penyerangan sekelompok orang ke Lapas Sleman. Namun tim investigasi bentukan TNI itu hanya terdiri dari internal TNI AD.