Cawapres nomor urut 1 Jusuf Kalla (JK) dan istrinya Muhfidah Kalla tak memulai puasa di hari yang sama. Muhfidah Kalla telah berpuasa hari ini, sedangkan JK besok, Minggu (29/6).
Bagaimana hukumnya seorang non-Muslim menyebabkan seorang Muslim yang berpuasa di hari pertama bulan Ramadan melakukan pekerjaan di siang hari sehingga menyebabkan puasanya batal karena kepanasan dan kecapaian?
Cawapres Jusuf Kalla (JK) di dalam keluarganya menerapkan sikap toleransi. Hal itu terlihat saat adanya perbedaan awalan puasa JK dengan istrinya Muhfidah Kalla.
Sebagian umat Islam melaksanakan tarweh pertamanya malam ini. Di Yogyakarta, sholat tarawih perdana diantaranya dilaksanakan di Masjid Gedhe Kauman, Jumat(27/6/2014).
Seiring dengan penyebaran umat Islam di berbagai belahan bumi, penggunaan rukyah dianggap tidak lagi memadai bahkan menimbulkan problem dalam penepatan jatuhnya hari ibadah Islam.
Muhammadiyah memulai puasa pada Sabtu, 28 Juni 2014, NU (kemungkinan) bakal memulai puasa Minggu, 29 Juni 2014. Sedangkan 1 Syawal, mereka akan sepakat jatuh pada Senin, 28 Juli 2014. Bagaimana itu bisa terjadi dan menyikapinya?
Fenomena perbedaan penentuan hari pertama bulan Ramadan menjadi perdebatan sejumlah kalangan. Cendekiawan muslim Alwi Shihab mengimbau masyarakat untuk menghormati perbedaan tersebut.
European Council for Fatwa and Research (ACFR) menetapkan awal pertama bulan Ramadan di Eropa jatuh pada hari Sabtu (28/6/2014). Penetapan itu didasarkan pada perhitungan astronomi ACFR.
Awal Ramadan 1435 H di Arab Saudi telah ditentukan jatuh pada Minggu (29/6/2014). Hal ini sudah dinyatakan oleh Planetarium Sharjah di Uni Emirat Arab, otoritas setempat yang bertugas untuk melakukan pengamatan hilal.