Kecelakaan pesawat milik Susi Air kembali terjadi. Peristiwa terbaru terjadi pada Rabu (25/4) kemarin di Kecamatan Tabang, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Kemenhub pun akan melakukan evaluasi atas Susi Air.
Pesawat milik Susi Air jatuh di hutan Kalimantan dan menewaskan pilot dan penumpangnya. Berikut ini penjelasan resmi tentang kronologi kecelakaan yang menimpa pesawat Pilatus Porter itu.
Pesawat Susi Air jenis Pilatus Porter dengan nomor registrasi PK-VVQ yang jatuh di Kecamatan Tabang, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Rabu (25/4/2012) kemarin, diketahui nyungsep di hutan. Bodi pesawat utuh.
Pesawat Susi Air yang hilang kontak di Balikpapan pada Rabu (25/4) kemarin, sekitar pukul 17.10 Wita, sudah ditemukan. Dua orang yang berada di dalam pesawat ditemukan tewas.
Manajemen Susi Air membenarkan pesawatnya yang hilang kontak di perbatasan Kutai Kartanegara dan Kutai Barat. Pesawat tersebut hilang kontak saat emergency landing (pendaratan darurat).
Tergelincirinya pesawat Batavia Air di ujung landasan membuat Bandara Sepinggan Balikpapan, Kalimantan Timur, sempat tutup selama beberapa jam. Bandara kembali beroperasi setelah proses evakuasi berhasil dilakukan.
Pesawat Susi Air mengalami kecelakaan akibat menghindari anak yang menyeberang landasan di Papua. Susi Air memutarkan video untuk menunjukkan kondisi bandara di Papua yang kebanyakan bandara perintis.
Gara-gara menghindari orang di landasan, pesawat Susi Air akhirnya menabrak gunung di Papua. Akibatnya pilot berkewarganegaraan Selandia Baru Jesse Becer kritis. Sementara asistennya, Albert Citores tewas.