Gelombang penolakan terhadap kenaikan harga BBM terus mengalir. Berbagai organisasi massa yang tergabung dalam Front Rakyat Menggugat (FRM) juga siap turun ke jalan.
Demo buruh di depan Istana mulai ricuh. Massa mencoba merangseng ke halaman Istana yang dijaga ribuan polisi. Aksi dorong-dorongan pun tak terhindarkan.
Pagar kawat berduri dan water canon bersiaga di sejumlah titik di Ibukota. Aparat polisi juga merapatkan barisan untuk mengamankan demo buruh tersebut.
Hari Buruh Se-dunia juga diperingati oleh para buruh di Tanah Air. Pada 1 Mei ini, setidaknya ada 7 unjuk rasa dan 2 mimbar bebas terkait Mayday di Ibukota.
Bertepatan dengan Hari Buruh Se-dunia, ogoh-ogoh sapi akan diarak ke Bundaran HI. Inilah simbol penolakan atas realitas buruh migran RI hanya jadi sapi perahan.