Presiden Prabowo tidak membahas IKN dalam pidato kenegaraan. Hashim Djojohadikusumo memastikan pembangunan IKN berlanjut dengan Basuki sebagai Kepala Otorita.
Istana menjelaskan bahwa anggaran pembangunan IKN diblokir, namun tetap ada. Presiden Prabowo berkomitmen menyediakan Rp 48 triliun untuk pembangunan IKN.
Pemerintah melalui Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menyiapkan lahan sekitar 3.100 hektare (ha) untuk menopang IKN.
Meskipun sepi investasi asing, pembangunan IKN harus terus berlanjut, sejak Rp 71,8 triliun uang rakyat sudah telanjur ditanamkan dan berpotensi bertambah.