Tweet mengejutkan datang dari Elon Musk. Lewat cuitannya di X, pada Rabu (11/6) Elon mengaku menyesal telah menyerang Presiden Donald Trump dengan kritikan.
Aksi demonstrasi memprotes kebijakan imigrasi Donald Trump tidak berhenti di Los Angeles (LA). Demonstrasi semakin meluas setelah kerusuhan di LA memanas.
Pembatasan ekspor tanah jarang oleh China berdampak pada industri otomotif dan pertahanan AS. Negosiasi antara AS dan China diharapkan meredakan ketegangan.