Inflasi di bulan Juli mencapai titik tertinggi sepanjang 2010 ini. Faktor pendorong terbesarnya adalah kenaikan harga beras dan kenaikan tarif perpanjangan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).
Pemerintah mengakui masih dipusingkan oleh lonjalan harga cabai merah yang terjadi belakangan ini. Ketika harga bahan-bahan pokok saat ini normal, harga cabai terus masih cukup tinggi.
Ibu-ibu bingung. Tak berani menawar. Uang cekak alias pas-pasan. Dulu, mereka masih bisa membeli seikat kangkung dan tempe sepotong yang harganya tak lebih dari Rp1.500. Sekarang hal itu sukar sekali untuk ditemukan.
Tak hanya harga cabe, harga kebutuhan pokok di Kota Pahlawan mengalami peningkatan cukup tajam. Kenaikan harga kebutuhan pokok memang biasa terjadi saat menjelang puasa dan akan berlangsung hingga Idul Fitri.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi bulan Juni 2010 mencapai 0,97%. Besaran inflasi Januari-Juni 2010 2,42%, sementara inflasi year on year 5,05%. Ini akibat kenaikan harga cabai merah.
Demam Berdarah Dengue (DBD) tetap menjadi masalah kesehatan besar di Indonesia dengan angka kejadian dan kematian yang terus meningkat. Masih banyak orang yang salah memahami tentang DBD.
Melonjaknya harga cabai saat ini dipastikan akan menyumbang inflasi yang signifikan di bulan Juni 2010. Inflasi diperparah dengan kenaikan harga daging dan telor ayam.