Jalan-jalan di museum pada waktu pagi atau siang hari, mungkin sudah biasa. Kalau jalan-jalan di museum waktu malam hari, bisa mendatangkan sensasi yang beda bagi Anda yang penasaran kehidupan tempoe doeloe di Jakarta.
Penduduk Jakarta tampaknya mencari sesuatu yang baru untuk menghabiskan malam minggunya. Terbukti, ratusan masyarakat berbondong-bondong mengunjungi Festival Kota Tua Jakarta, melihat atraksi budaya dan 'mencium bau' sejarah.
Jika Anda tertarik melihat Jakarta tempo doeloe, datang saja ke Festival Kota Tua di halaman Museum Fatahillah, Jakarta Barat. Acara ini akan diramaikan dengan pawai budaya.
Sesekali merokok. Sesekali bercanda dengan tukang ojek. Tetapi, jika mendengar suara dering telepon, Wahyudi langsung sigap. Dalam hitungan detik dia memutar tuas kecil yang tergantung di dinding. Dan ratusan nyawa pengendara kendaraan terselamatkan.
Warga betawi berperan penting sebagai pilar penjaga kota Jakarta. Ketentraman kota metropolitan dapat terjaga jika warga asli Jakarta ikut memelihara toleransi dan solidaritas antarwarga.
Bagi anda yang akan menghabiskan akhir pekan, Jalan Kemang Raya bisa menjadi alternatif. Di jalan itu diadakan Festival Palang Pintu 3 dan Budaya Betawi 2008. Oleh karena itu Jalan Kemang Raya ditutup.
Anda tahu sejarah dibalik kota tua Jakarta? Masyarakat Jakarta bisa tahu banyak cerita di balik sejarah kota tua karena Dinas Pariwisata DKI Jakarta akan kembali menggelar Atraksi Wisata Kota Tua.
1 November 2008 09.00 - 12.00. Ruang AV-502 Gedung T lantai 5 Kampus UK Petra Jl Siwalankerto 121-131 Surabaya 60236. Narasumber: Alexander Ferry Wijaya (Koor JTM/Jaringan Tionghoa Muda), Wahyu Effendi (Ketua GANDI/ Gerakan Anti Diskriminasi). Informasi: Anita Nusantari 085 2302 89733, Aditya Nugraha 081 3304 95801, Eric Gunarto - INTI 085 5104 2953, Humas UK Petra 031 298 3191.