Venezuela menuduh AS telah "menculik" 66 anak asal Venezuela, yang ditahan secara ilegal di AS setelah dipisahkan dari orang tua mereka selama deportasi.
Korut mengecam kepemimpinan Korsel yang disebut memiliki "karakter ganda" dan "bermuka dua", karena latihan gabungan dengan AS sembari mendekati Pyongyang.