Ancaman tingginya angka golput dalam putaran kedua pemilihan gubernur di Kota Kediri semakin nyata. Sebanyak 10.423 masyarakat belum mengantongi kartu pemilih.
Masyarakat Jawa Timur, 4 November besok akan menentukan siapa gubernur Jatim yang layak memimpin. 29.280.470 Juta penduduk Jatim akan memberikan hak suaranya di 62.859 TPS.
Tiada kegiatan politik yang seakbar pemilu. Hampir 70% warga negara menjadi pemilih. Partai dan calon berebut hati rakyat. Penyelenggara sibuk mengurus logistik triliunan rupiah.
Pemilihan gubernur Jatim putaran kedua tinggal 3 hari lagi. Namun, kebutuhan logistik pilgub baru dikirim ke kelurahan, karena keterlambatan daftar pemilih tetap yang belum diterima.
Penyanyi Mayangsari buka mulut soal lagu-lagunya yang diedarkan tanpa seizin dari pencipta lagunya. Mayang mengaku sampai saat ini ia juga tak pernah mendapat royalti.
Siapa calon walikota dan wakil walikota yang memimpin Kota Brem akhirnya diumumkan juga. Bambang Irianto-Sugeng Rismiyanto (BARIS) unggul dengan perolehan suara sebanyak 46.900.
Daftar pemilih tetap (DPT) yang diumumkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) tidak lengkap karena minus Provinsi Papua dan DPT luar negeri. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pun menegur KPU.
Daftar pemilih tetap (DPT) yang diumumkan KPU ternyata belum lengkap karena minus Provinsi Papua Barat. Itu artinya KPU telah melakukan pelanggaran administratif. Bawaslu meminta KPU memperbaiki prosedur.
KPU telah mengumumkan daftar pemilih tetap (DPT) tadi malam. Namun masih ada satu provinsi yang kurang sehingga datanya menggunakan daftar pemilih sementara (DPS), yakni Papua Barat. Itu artinya, yang diumumkan KPU sebenarnya bukan DPT, tapi masih DPS.