Korea Utara menuduh Presiden AS Donald Trump menyatakan perang terhadap negaranya. Korut pun menyatakan memiliki hak menembak jatuh pesawat pengebom AS.
Presiden Iran Hassan Rouhani menegaskan, negaranya akan meningkatkan kemampuan rudalnya dan tak akan meminta izin dari negara manapun untuk melakukan hal itu.
Rusia melontarkan reaksi keras menyindir AS terkait isu nuklir Korut. Rusia menyebut histeria militer atas rudal dan nuklir Korut hanya mengarah pada bencana.
Korut mungkin saja kembali menggelar uji coba nuklir yang melibatkan bom hidrogen di Samudera Pasifik. Hal ini menanggapi ancaman Presiden AS Donald Trump.