Biasanya masyarakat Indonesia memilih bus untuk perjalanan jarak jauh karena alasan biaya. Harga tiket bus memang lebih murah, tapi fasilitasnya terbatas.
Meski kedua lengannya diamputasi, Eko Sugeng (34), warga Ngaglik, Sleman yang berprofesi sebagai seorang barista ini cukup lincah melayani konsumennya.
Eko Sugeng, seorang barista istimewa dari Gunungkidul. Kedua lengannya diamputasi 16 tahun lalu, tapi tak menyurutkan niatnya untuk terus belajar tentang kopi.
Puluhan pelajar SD diajak melihat proses pembuatan kopi di Rumah Kreatif Banyuwangi. Kegiatan ini upaya pelaku usaha kopi mengedukasi masyarakat tentang kopi.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat kembali menggelar 'Ngopi Saraosna' (Ngora) Volume 6. Berbagai kegiatan dan hiburan menarik disiapkan untuk warga yang hadir.