Ayah Bripda ID meminta kedua tersangka yang mengakibatkan anaknya tewas dijerat pasal pembunuhan berencana. Dia mengatakan bisa saja tersangka dihukum mati.
"Sehingga meletus lah senjata tersebut menembus telinga kanan korban di bagian bawah telinga sampai menembus ke tengkuk belakang leher kiri korban," imbuh Giro.
Densus 88 menangkap lima orang terduga teroris di dua lokasi berbeda yakni di Boyolali dan di Sukoharjo. Kelompok ini merencanakan menyerang Mapolresta Solo.
Terduga teroris asal Boyolali disebut menyimpan bom untuk Mapolresta Solo. Menurut polisi, dia sedang mencari 'pengantin' alias eksekutor bom bunuh diri.