Bursa Indonesia hari ini diperkirakan akan bergerak mixed akibat tekanan jual akan tertahan oleh rally indeks global hari ini. Indeks EIDO turun 0,11%.
Wall Street mampu naik cukup tinggi meski diterpa sentimen negatif Rusia yang berencana mengklaim Crimea lepas dari Ukraina. Investor fokus ke pertemuan dua hari The Fed.
Satu orang tentara Ukraina terbunuh dan beberapa petugas lainnya luka-luka dalam sebuah serangan di sebuah markas militer. Serangan itu terjadi di dekat Laut Hitam Semenanjung Crimea.
Wall Street berhasil menanjak cukup tinggi setelah situasi di Crimea mulai mereda. Data ekonomi Amerika Serikat (AS) juga mulai membaik setelah cuaca buruk mulai hilang.
Presiden Rusia Vladimir Putin menandatangani dekrit yang isinya pengakuan Crimea sebagai negara berdaulat dan merdeka. Sumber menyebut dekrit akan segera berlaku.
Para pemimpin Crimea menyatakan hasil referendum menunjukkan 96 persen warga Crimea mendukung pemisahan dari Ukraina untuk bergabung ke Rusia. Warga muslim Tatar pun kian resah.
Secara teknikal mingguan, IHSG seperti membentuk candle white engulfing yang dengan berada berada diarea upper bolinger bands, indikator MACD bergerak naik
Rusia tetap pada sikapnya, memerintahkan militer untuk menginfiltrasi masuk ke Crimea, Ukraina yang tengah berkonflik. Negara ini menanggapi dingin sanksi yang diberikan Amerika Serikat.