detikFinance Stok Cukup dan Anomali Harga Beras Telah terjadi "anomali" harga beras di tingkat konsumen dan disparitas harga yang tinggi antara di produsen dan konsumen. Rabu, 03 Feb 2016 12:49 WIB
detikFinance Harga Minyak US$ 30/Barel, Akankah Arab Saudi Bangkrut? Harga minyak yang jatuh hingga US$ 30/barel, bahkan menyentuh di bawahnya. Bagaimana dengan 'raja minyak' Arab Saudi? Rabu, 03 Feb 2016 08:03 WIB
detikFinance Dana Asing Masuk Pasar Modal RI Capai Rp 1,58 T dalam Sepekan Selama pekan keempat di Januari 2016, investor asing mencatatkan beli bersih di pasar saham dengan nilai Rp 1,58 triliun. Minggu, 31 Jan 2016 14:05 WIB
detikFinance Wall Street Naik 2% Lebih di Akhir Januari Bursa saham Wall Street di Amerika Serikat (AS) 'lompat' 2% lebih pada perdagangan akhir pekan di akhir Januari. Sabtu, 30 Jan 2016 07:41 WIB
detikFinance Bisakah Suku Bunga Turun Lagi? BI menilai ruang untuk menurunkan suku bunga tergantung pada faktor kebijakan The Fed dan ekonomi China. Sedangkan pengaruh internal adalah inflasi. Kamis, 28 Jan 2016 13:27 WIB
detikFinance Mendag Sebut Stabilitas Ekonomi Lebih Baik Setelah 10 Tahun Mendag Thomas Trikasih Lembong terjadi perubahan besar dalam kebijakan ekonomi di era Presiden Jokowi saat ini. Rabu, 27 Jan 2016 12:03 WIB
detikNews Patung Telanjang di Italia ini Ditutup karena Kunjungan Presiden Iran Italia menutupi patung-patung telanjang untuk menghormati Presiden Iran, Hassan Rouhani, yang sedang berkunjung di negara itu. Rabu, 27 Jan 2016 10:40 WIB
detikHot Ada Kunjungan Presiden Iran, Patung-patung yang Vulgar Ditutup Kain Presiden Iran Hassan Rouhani sedang berkunjung ke Italia. Dalam lawatannya ke Museum Capitoline, pihak museum menutup patung-patung yang dianggap vulgar. Rabu, 27 Jan 2016 09:37 WIB
detikFinance Minyak dan Saham Lesu, Yen dan Euro Kinclong Dolar AS turun 0,45% terhadap yen di 117,76 yen, sementara euro naik 0,15% terhadap dolar AS di 1,0865 euro. Selasa, 26 Jan 2016 19:13 WIB
detikFinance Kondisi Ekonomi Sulit di 2015, Chandra Asri Tak PHK Karyawan Chandra Asri tetap mempertahankan sekitar 1000 orang karyawannya meski kondisi ekonomi di 2015 sulit. Senin, 25 Jan 2016 18:23 WIB