Komisi XI DPR memanggil Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) dan Bank Tabungan Negara (BTN) terkait belum adanya titik temu penetapan bunga fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP).
Mantan menpera Suharso Monoarfa menilai kisruh KPR subsidi skema FLPP muncul karena belum banyak pihak yang mengerti soal ide dasar dari fasilitas subsidi perumahan tersebut.
BTN bersikeras enggan menurunkan bunga kreditnya sesuai permintaan pemerintah. BTN mengaku hanya mampu menekannya hingga 7,75 persen karena takut merugi
Pengembang rumah sederhana ragu dengan partisipasi perbankan lain non BTN pada program KPR rumah subsidi skema fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) 2012.
Pengembang rumah sederhana mengusulkan agar dana subsidi untuk prasarana, sarana dan utilisasi umum (PSU) sebesar Rp 6,2 juta per unit rumah dihapus. Kenapa?