Pemerintah menaikkan kapasitas peserta dari 164.000 menjadi 200.000 peserta yang akan diterima untuk menjalankan program kartu pra kerja setiap minggunya.
PHIRI melaporkan 68.978 pegawai hotel dan restoran telah melakukan registrasi Kartu Pra Kerja namun jumlah ini dinilai masih sedikit dibandingkan target.
Kartu Pra Kerja juga dipersiapkan khusus untuk menampung para pekerja di sektor pariwisata. Sektor ini menjadi sektor yang paling babak belur dihantam COVID-19.