detikNews
Presiden Ludruk
Tahun depan kita milih wakil rakyat dan milih presiden. Demokrasi faktualisasi perwakilan, rakyat dipaksa memilih partai politik yang kebetulan semuanya hampir amburadul sepak terjangnya. Ini buah simalakama bagi rakyat. Tidak edan tidak keduman. Ikut edan batin tersiksa. Benarkah presiden mendatang presiden ludrukan?
Senin, 15 Apr 2013 10:10 WIB







































