Para juragan properti telah menguasai lahan di Kalimantan Timur (Kaltim). Kebanyakan, para pengembang tersebut menguasai lahan di Balikpapan dan Samarinda.
Isran Noor menepis kekhawatiran sejumlah pihak bahwa dua daerah yang akan menjadi ibu kota baru rawan banjir, sulit air tanah, dan berpotensi terkena gempa.