Sekitar 1,5 juta warga Afganistan bekerja sebagai penenun karpet, 90%-nya perempuan. Mereka masuk ke industri ini sejak Taliban melarang perempuan bersekolah.
"Pemerintah dan BI mempersiapkan fasilitas yang berupa tarif PPh (Pajak Penghasilan) 0% atas pendapatan bunga pada instrumen penempatan DHE," kata Airlangga.