Delegasi Indonesia yang dipimpin Menko Perekonomian Airlangga Hartarto baru saja melakukan pertemuan resmi dengan Menteri Perdagangan AS Howard Lutnick
Pemerintah AS menyoroti penggunaan sistem pembayaran domestik Indonesia seperti Quick Response Indonesian Standard (QRIS) dan Gerbang Pembayaran Nasional (GPN).
Indonesia memulai negosiasi tarif impor dengan AS. Menko Perekonomian Airlangga Hartarto memimpin delegasi untuk mencapai perjanjian perdagangan dalam 60 hari.
Pemerintah Indonesia siapkan paket ekonomi untuk antisipasi dampak perang dagang AS-China, termasuk pembentukan Satgas PHK untuk melindungi tenaga kerja.
Indonesia berupaya menekan tarif impor tinggi dalam negosiasi dengan AS. Menko Airlangga Hartarto menekankan perlunya keadilan dalam perdagangan kedua negara.