Jika Anda kebetulan berkunjung ke kota Semarang, rasanya kurang afdol jika Anda tidak mencicipi menu khas sate dan balungan atau tulang kambing di rumah makan Sate 29. Lokasi rumah makan ini ada dua, pertama berlokasi di Jalan Teuku Umar depan kantor BRI, Semarang Selatan. Dan yang satu di jalan Jenderal Soeprapto depan Gereja Bledug.
Mangga muda dan serai, dua bahan ini memberi gambaran eksotika hidangan Asia. Pernah mencicipi Yam Mammuang, Satay Kung atau Tom Yam Goong? Rasanya yang asam segar mewakili keunikan rasa hidangan Asia. Simak saja di buku yang bisa menambah wawasan kuliner Anda ini.
Untuk acara kumpul keluarga, sajian aneka mi kuah bisa jadi pilihan. Gampang disiapkan dan isinya sangat kaya variasi. Apa saja yang perlu disiapkan? Bagaimana penyajian yang praktis? Simak infonya berikut ini!
Semangkuk pangsit pengantin yang hangat mengepul. Batagor yang renyah dengan siraman saus kacang yang gurih pedas. Es doger yang legit dingin dan wedang ronde yang hangat dengan wangi jahe yang harum. Itulah sebagian jajanan enak yang kami nikmati di kota hujan.
Semangkuk pangsit pengantin yang hangat mengepul. Batagor yang renyah dengan siraman saus kacang yang gurih pedas. Es doger yang legit dingin dan wedang ronde yang hangat dengan wangi jahe yang harum. Itulah sebagian jajanan enak yang kami nikmati di kota hujan.
Pernah mencicip Lawar, Bebek Betutu, Sate Lilit, Ayam Pelalah atau Tum Bebek? Hidangan Bali yang eksotik ini bakal bikin kangen karena unik dan lezat. Temukan semua rahasia kelezatannya di buku ini.
Kalau biasanya ketupat sayur jadi menu sarapan, yang ini bisa sepanjang hari disantap. Ketupatnya empuk, lembut dan sayurnya berkuah santan, gurih-gurih pedas. Lauknya pun beragam.
Sambal terasi, sambal mangga, sambal petis, dan sambal gandaria. Menyebut namanya saja air liur jadi titik. Apalagi di buku ini dilengkapi gambar yang cantik. Buat pencinta sambal, bisa bereksplorasi dengan puluhan jenis sambal colek dan cocol di buku ini.
Pernah mencicipi STO alias Sangu Tutug Oncom? Kalau belum, memang maklum karena nasi khas Tasikmalaya ini di daerah Jawa Barat sudah mulai sulit ditemui. Versi asli nasi oncom ini kami temui justru di kota hujan, Bogor.