Gatal di daerah kelamin memang bisa dialami oleh siapa saja. Tapi ada anggapan jika seseorang memiliki paha gemuk maka ia lebih rentan mengalami gatal di alat kelamin. Benarkah demikian?
Orang-orang tertentu kadang merasa perlu mencukur bulu kemaluannya secara teratur. Tapi pada beberapa kasus mencukur bulu kemaluan justru menimbulkan rasa gatal. Kenapa begitu?
Adanya rasa gatal di sekitar kelamin bisa disebabkan karena banyak hal. Karena letaknya di daerah yang pribadi, penderitanya sering merasa sungkan atau malu memeriksakan diri ke dokter.
Karena kulitnya sangat sensitif, vagina memang sebaiknya tidak diperlakukan sembarangan. Berbagai cara untuk mempercantik bagian tersebut kadang malah menyebabkan gatal-gatal.
Ada anggapan bahwa laki-laki lebih sering mengalami gatal-gatal di alat kelamin. Namun menurut dokter risiko gatal-gatal sama saja pada semua orang, baik laki-laki maupun perempuan.
Gatal-gatal di area pribadi memang cukup menjengkelkan. Selain tidak nyaman, gatal di kemaluan juga membuat si pemilik tubuh kurang percaya diri saat harus bercinta dengan pasangan. Sebenarnya apa saja penyebabnya?
Dibandingkan kulit bagian tubuh lainnya, kulit di daerah kemaluan memang lebih sensitif. Ditambah lagi daerah intim tersebut selalu tertutup dan lembab. Tak heran bila area genital kerap 'diserang' gatal-gatal.