detikNews Robby Abbas Minta Kliennya Dibui, Hakim MK: KUHP Kita Sudah Cukup Lama Jika muncikarinya dihukum, mengapa pria hidung belangnya tidak? Selasa, 10 Nov 2015 17:48 WIB
detikNews MK Apresiasi Robby Abbas Seret Para Penikmat Artis Papan Atas ke Bui Robby meminta para kliennya yang telah menikmati artis papan atas juga dipenjara sebagaimana yang ia alami. Selasa, 10 Nov 2015 17:30 WIB
detikNews MK Gelar Sidang Perdana Gugatan Muncikari Artis Robby Abbas Robby menggugat pasal tersebut agar para lelaki hidung belang yang menikmati para artisnya dapat dipidana. Selasa, 10 Nov 2015 08:48 WIB
detikNews Robby Abbas, Muncikari Artis Papan Atas Menggugat ke MK Robby Abbas tidak terima hanya dirinya yang dijebloskan ke penjara. Ia meminta para lelaki hidung belang juga dijebloskan ke bui. Senin, 09 Nov 2015 15:53 WIB
detikNews MK Siap Hadapi Potensi Ratusan Perkara Pilkada Serentak 2015 Ketua MK menyatakan, sembilan hakim di MK siap menghadapi potensi gugatan perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) dalam Pilkada 2015. Seperti apa kesiapannya? Kamis, 05 Nov 2015 19:25 WIB
detikNews MK Anggap Pendidikan Seks Tak Perlu Diajarkan Terpisah Tidak dicantumkannya pendidikan kesehatan reproduksi dalam pendidikan sekolah, tidak melanggar konstitusi. Rabu, 04 Nov 2015 16:58 WIB
detikNews MK Belum Bersikap Soal Batas Maksimal Periode Anggota Legislatif Mahkamah Konstitusi (MK) belum bersikap terkait batasan maksimal masa periode jabatan anggota legislatif Rabu, 04 Nov 2015 16:50 WIB
detikNews Permohonan Dikabulkan, Perwakilan Buruh Sujud Syukur di MK MK memudahkan proses pengangkatan buruh kontrak jadi karyawan tetap. Buruh pun sujud syukur. Rabu, 04 Nov 2015 14:32 WIB
detikHot Dihukum Maksimal, Robby Abbas Tak Ajukan Banding Sidang mucikari Robby Abbas memang telah diputuskan. Sebagai terdakwa, Robby Abbas terbukti bersalah dan melanggar pasal 296 KUHP. Rabu, 04 Nov 2015 09:29 WIB
detikNews DPR Tak Capai Target Penyelesaian UU, ini Pembelaan Novanto Kinerja legislasi DPR tidak kunjung membaik dari satu masa sidang ke masa sidang berikutnya. Ketua DPR Setya Novanto menjelaskan alasannya. Selasa, 03 Nov 2015 18:40 WIB