Pihak PO bus Giri Indah telah dimintai keterangan oleh pihak kepolisian terkait kecelakaan yang menewaskan 20 orang. Pihak kepolisian menyatakan masih terlalu dini untuk menentukan pihak PO bersalah atau tidak.
M Amin, pengendara bus maut Giri Indah nomor polisi B 7297 BI yang terjun ke jurang setinggi 9 meter di Jl Raya Puncak, Desa Tugu Utara, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Rabu lusa kemarin, resmi ditahan di Polres Bogor.
16 Saksi telah diperiksa atas kecelakaan bus Giri Indah di Cisarua, Bogor, yang merenggut nyawa 20 orang itu. Pemeriksaan bus tersebut masih dilakukan hari ini.
Bus Giri Indah yang terjun ke jurang sedalam 9 meter di jalan raya puncak, Desa Tugu Utara, Cisarua, Bogor, dievakuasi. Tiga unit kendaraan derek dikerahkan. Proses menarik perhatian warga sekitar.
Kamis (22/08/2013), Tim Puslabfor Mabes Polri melakukan olah TKP kecelakaan Bus Giri Indah bernopol B 7279 BI yang mengalami kecelakaan di Cisarua, Bogor. Bus menabrak pikap, warung, dan terjun ke sungai.
Korban kecelakaan bus maut Giri Indah yang terjun ke jurang di Cisarua, Bogor, kembali bertambah. Kali ini, kernet mobil pikap yang tertabrak bus meninggal dunia. Total korban tewas jadi 20 orang.
Bus Giri Indah terjun ke jurang di Cisarua, Bogor dan menewaskan 19 orang. Polisi merekam kronologi sementara detik-detik kecelakaan maut tersebut berdasarkan keterangan saksi.
Bangkai bus Giri Indah yang terjun ke jurang sedalam 9 meter di Cisarua, Bogor, belum dievakuasi. Bangkai bus termasuk mobil <i>pick up</i> masih jadi tontonan warga.
Muhamad Amin, sopir Bus Giri Indah yang terjun ke jurang di Puncak, Bogor, akan dikenakan pasal berlapis dengan KUHP dan UU Lalu Lintas. Kecelakaan maut ini menewaskan 19 orang.