PGI mengakui keputusan yang diambil itu tak bisa memuaskan semua pihak. PGI juga menyadari sikapnya terkait pegawai KPK tak lolos TWK akan memunculkan polemik.
KPK mengungkap alasan ingin melantik ratusan pegawai KPK yang lulus TWK sesegera mungkin. Itu dilakukan agar sekaligus memperingati hari lahir Pancasila.
Pegawai KPK RI, Tri Artining Putri, mengungkap adanya pertanyaan yang cenderung melecehkan saat TWK KPK. Bahkan muncul pertanyaan yang menyinggung Hari Natal.
Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) mengaku menerima kritik dan kecaman di medsos usai menyatakan prihatin atas polemik 75 pegawai KPK yang gagal TWK.