Setelah awal 2014 lalu meluncurkan 'Extended Play: Energy for Life' dari Melbourne. Awal pekan ini, lewat 'Mustika Naga' oleh Kepustakaan Populer Gramedia (KPG), penulis yang kerap dipanggil sastrawan sufi menerbitkan buku kelimanya.
Setelah memenangkan penghargaan sastra lokal Khatulistiwa Literary Award 2013, novel ‘Pulang’ karya Leila S Chudori melanjutkan perjalanannya di sejumlah negara Eropa. Diawali dengan terbit dalam bahasa Prancis pada Oktober 2014.
Nama Mahfud Ikhwan tiba-tiba menjadi pemberitaan luas di pengujung tahun lalu, ketika diumumkan sebagai Pemenang I Sayembara Novel Dewan Kesenian Jakarta 2014. Kini, naskah tersebut diterbitkan dan telah beredar di toko buku sehingga bisa dinikmati oleh sidang pembaca.
Novel baru lainnya yang menarik perhatian adalah ‘Napas Mayat’ karya Bagus Dwi Hananto. Sebelum diterbitkan oleh Gramedia, naskah ini merupakan Pemenang III Sayembara Novel Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) 2014.
Memasuki 2015, penerbitan buku fiksi di Tanah Air semakin bergairah. Sementara penulis senior seperti Nh. Dini masih merilis karyanya, dan penyair Sapardi Djoko Damano menyulap puisi legendarisnya menjadi novel, penulis baru pun terus bermunculan, bahkan juga penerbit baru.
Puisi 'Hujan Bulan Juni' menjadi fenomenal sejak diterbitkan 1989 silam. Penyair yang terkenal puitis dalam sajak-sajaknya itu kali ini menerbitkan novel berjudul sama dengan salah satu puisinya yang paling terkenal itu.
Cangkir teh, bagi kebanyakan orang mungkin sekadar perabot rumah untuk wadah minuman. Tapi bagi Desiree Sitompoel, cangkir teh memiliki makna tersendiri.
Tujuh tahun membintangi film 'Harry Potter', sosok Matthew Lewis melekat dengan perannya sebagai si culun nan kikuk Neville Longbottom. Kini empat tahun setelah seri terakhir Harry Potter tayang di bioskop, Matthew pun sudah menjelma menjadi pria dewasa.