detikFinance Google Klaim Dolar AS Rp 16.000, Waktunya Jual atau Beli? Google mengklaim nilai tukar rupiah sudah menyentuh Rp 16.000. Waktunya jual atau beli? Kamis, 19 Mar 2020 13:20 WIB
detikFinance Rupiah Dihajar Dolar AS, Mata Uang Negara Lain Bagaimana? Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) kian menguat terhadap rupiah hingga menyentuh level Rp 15.400 pagi tadi. Bagaimana dengan mata uang lainnya? Kamis, 19 Mar 2020 13:05 WIB
detikFinance Benarkah Dolar AS Sudah Tembus Rp 16.000? Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) bikin heboh. Menurut Google nilai mata uang Paman Sam itu sudah tembus Rp 16.000. Waduh, betul nggak ya? Kamis, 19 Mar 2020 12:45 WIB
detikFinance Dolar AS Lagi Perkasa, Waktunya RI Genjot Ekspor Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS tidak melulu berdampak buruk. Kamis, 19 Mar 2020 12:40 WIB
detikFinance Dolar AS Tembus Rp 15.400, Masih Bisa Naik Lagi? Nilai Tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah pagi ini menyentuh level Rp 15.400. Masih bisa naik lagi? Kamis, 19 Mar 2020 12:10 WIB
detikOto Auto Miskin, Rekor Dunia Denda Tilang Mobil Bayar Rp 3,2 Miliar Percaya atau tidak, rekor denda tilang termahal di dunia angkanya menyentuh Rp 3,2 miliar. Kenapa bisa semahal itu? Sabtu, 14 Mar 2020 11:22 WIB
detikFinance Dolar AS Masih Perkasa, Rupiah Turun 235 Poin Nilai tukar dolar AS terhadap rupiah sore ini masih menguat. Rupiah sore ini gugur 235 poin atau 1,6%. Jumat, 13 Mar 2020 20:00 WIB
detikNews Selain Skandal Korupsi Rp 37 Triliun PT TPPI, Ini 5 Kasus Megakorupsi Lainnya Salah satu terdakwa korupso Rp 37 triliun menyebut-nyebut ia hanya melaksanakan perintah mantan Wapres Jusuf Kalla. Jadi skandal terbesar korupsi di RI. Jumat, 06 Mar 2020 08:03 WIB
detikFinance Dolar AS Tembus Rp 14.300, Money Changer Jadi Ramai? Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah kian menguat. Kemarin sore nilai tukar dolar tercatat menembus level Rp 14.500. Sabtu, 29 Feb 2020 12:45 WIB
detikFinance Corona Juga Sempat 'Jangkiti' Rupiah "Pelemahan rupiah pada awal Februari 2020 terutama dipicu sentimen terhadap Covid-19 (Corona), meskipun dalam perkembangan berikutnya kembali stabil" Kamis, 20 Feb 2020 18:05 WIB