Tak jarang banyak remaja yang terobsesi ingin punya tubuh langsing tapi dengan cara yang salah, padahal mereka masih dalam tahap pertumbuhan. Untuk itu perhatikan cara-cara diet yang benar bagi remaja.
Ketika Anda telah berhasil menurunkan beberapa badan hingga beberapa kilogram, jagalah berat badan Anda agar tidak kembali naik. Peningkatan kembali berat badan setelah sukses melakukan diet tidak hanya menggagalkan usah keras Anda, tetapi dapat membahayakan jantung serta rentan terhadap diabetes.
Kelebihan asupan kalori tidak hanya berasal dari makanan, tapi juga minuman. Selain jumlah kalori, Anda pun harus memerhatikan kapan saat yang tepat untuk meminum minuman tertentu agar diet berhasil dan tubuh pun lebih sehat.
Hasrat menghindari makanan berlemak pasti terasa sulit. Kentang goreng, pizza dan pasta akan sukses menggoda keinginan untuk memakannya. Anda tak perlu takut menjadi gemuk, makanan tinggi karbohidrat ini bisa tetap dinikmati asalkan tidak lebih dari jam 9 pagi.
Elise Huffman merasa beruntung memiliki suami yang baik dan 2 anak sehat. Tapi ia tak bisa sepenuhnya menikmati hidup karena obesitas yang dialami membuatnya sulit beraktivitas dan tidak percaya diri.
Apa yang dikonsumsi anak bisa mempengaruhi kesehatannya kelak. Diketahui jika sejak kecil anak suka mengonsumsi makanan asin, maka ia cenderung lebih sering minum minuman manis yang berisiko obesitas.
Andrew Salvaterra (27 tahun) memiliki gaya hidup yang jauh dari kata sehat, ia suka sekali mengonsumsi makanan cepat saji dan tidak berolahraga. Tapi semua itu berubah ketika ia sudah memiliki seorang putri.
Makan di malam hari jadi pantangan bagi yang berdiet. Namun justru kebiasaan ini paling sulit dihindari. Rasa lapar dan dorongan untuk ngemil malah jadi ancaman. Diet mati-matianpun jadi tak ada hasilnya!
Ngemil di malam hari sering tak bisa dihindari. Karenanya kini banyak muncul berbagai camilan sehat di malam hari. Misalnya milkshake tanpa gula, popcorn, cokelat, ataupun buah-buahan. Ternyata ngemil malam hari perlu dihindari.