Meski ayah Jusuf Kalla (JK) adalah seorang tokoh Nahdlatul Ulama (NU) di Sulaweisi Selatan (sulsel). Namun ternyata darah JK juga mengalir darah keluarga Muhammadiyah.
Din Syamsudin secara terang-terangan menyatakan kecenderungan hatinya mendukung pasangan JK-Wiranto. Din pun menegaskan bahwa meski dia telah menjadi ketua umum PP Muhammadiyah, hati Din pun masih milik Golkar.
Capres cawapres Jusuf Kalla-Wiranto menghadiri Silaturahmi Nasional II Dewan Penasihat Partai Golkar tahun 2009. Acara ini digelar untuk pemenangan duet JK-Wiranto di Pilpres 2009.
Gala premier 'Ketika Cinta Bertasbih' (KCB) tak hanya ditonton Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK). Manohara Odelia Pinot, yang mengaku menjadi korban penyiksaan Pangeran Kelantan Tengku Tumenggong M Fakhry juga menyaksikan acara itu.
Wapres Jusuf Kalla (JK) kebanjiran tawaran untuk menonton film-film anyar karya anak bangsa. Malam ini JK rencananya akan menonton film Ketika Cinta Bertasbih (KCB).
Capres Megawati menjawab pandangan sebagian kalangan yang mempertanyakan keislamannya. Putri Bung Karno itu mengatakan bahwa keislaman itu ditunjukkan lewat sebuah sikap hati.
Pemberitaan kasus Manohara Odelia Pinot dianggap sudah berlebihan. Untuk itu kasus Manohara diminta agar tidak dijadikan sebagai permasalahan bangsa, apalagi isunya dibawa ke isu nasionalisme.
Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengimbau umat Islam tidak menggunakan cara kekerasan. Apabila menemukan adanya aliran menyimpang hendaknya menempuh jalur hukum. Lapor ke polisi.
MUI tidak pernah melansir fatwa haram untuk golput. Namun MUI mengharamkan jika calon pemilih tidak mencontreng capres dan cawapres yagn dekat dengan syarat ideal.