detikNews Kalla: Kompensasi untuk GAM Berupa Tanah & Pekerjaan Pemerintah telah menyiapkan kompensasi berupa tanah dan pekerjaan bagi anggota GAM. Jumat, 12 Agu 2005 02:01 WIB
detikNews BRR Aceh Belum Tahu Perannya Usai Kesepakatan Helsinki Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BRR) Aceh belum mengetahui perannya terkait kesepakatan damai antara pemerintah RI dengan GAM. Kamis, 11 Agu 2005 17:57 WIB
detikNews Gabung AMM, Belanda Jamin Tak Akan Recoki Integritas RI Pemerintah Belanda menegaskan, pihaknya sangat menghormati integritas teritorial NKRI dan tidak akan mendukung gerakan separatis apa pun di Indonesia. Kamis, 11 Agu 2005 12:44 WIB
detikNews Menlu: RI Siap Teken Kesepakatan Damai dengan GAM Pemerintah Indonesia siap menandatangani nota kesepahaman damai dengan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) pada tanggal 15 Agustus 2005 di Helsinki. Rabu, 10 Agu 2005 20:32 WIB
detikNews 285 Napi GAM Dapat Remisi dan Langsung Bebas Sampai saat ini Departemen Kehakiman dan HAM NAD sudah mendata 1.437 narapidana yang terlibat kasus makar. Rabu, 10 Agu 2005 18:13 WIB
detikNews Eks GAM Jangan Diberi Amnesti Agustus adalah bulan yang paling dinantikan narapida. Siapa tahu bisa dapat pengampunan dari presiden. Tapi Mbah Tardjo 'tak sudi' kalau eks anggota GAM diberi amnesti. Selasa, 09 Agu 2005 16:04 WIB
detikNews MPR Minta GAM Bubarkan Diri Pascapenandatanganan MoU damai, GAM diminta membubarkan diri. Langkah itu dinilai penting agar rakyat Aceh bisa menikmati kedamaian. Selasa, 09 Agu 2005 15:39 WIB
detikNews Perundingan RI dan GAM di Helsinki Cacat Hukum Perundingan RI-GAM dinilai cacat hukum. Jika hasil perundingan tersebut disepakati, peluang disintegrasi dan terpecah belahnya Indonesia terbuka. Kamis, 04 Agu 2005 00:27 WIB
detikNews Jangan Ada Lagi Korban Seperti Ayu di Aceh Pemerintah RI dan GAM akan menandatangani MOU perdamaian 15 Agustus mendatang. Jangan sampai ada korban lagi seperti Ayu di Aceh! Selasa, 02 Agu 2005 15:37 WIB
detikNews Senjata GAM yang Diserahkan akan Langsung Dimusnahkan Senjata anggota GAM yang diserahkan tidak akan lagi hanya dikumpulkan. Senjata itu akan langsung dimusnahkan di depan Tim Aceh Monitoring Mission. Senin, 01 Agu 2005 14:06 WIB