Meski perkembangannya masih sangat minim, Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan menegaskan proyek kereta cepat JKT-BDG akan tetap jalan seperti yang direncanakan
Pemerintah memutuskan menghentikan sementara seluruh proyek infrastruktur dengan struktur layang. Bagaimana dengan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung?
Proyek kereta cepat JKT-BDG yang sudah dimulai sejak 2 tahun lalu juga menemui kendala pada pendanaan. Dana pinjaman dari CDB saat ini masih belum juga cair.
Sejak dilakukan groundbreaking pada 21 Januari 2016 yang lalu, pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung masih belum menunjukkan perkembangan yang signifikan.
Nilai proyek kereta cepat JKT-BDG kembali membengkak. Nilai proyek yang sebelumnya US$ 5,9 miliar saat ini jadi US$ 6,07 miliar atau sekitar Rp 81,96 triliun.
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengakui pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung molor alias tidak dapat diselesaikan pada 2019.