Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan sejumlah pekerjaan rumah (PR) yang harus diselesaikan dalam menghadapi transisi ke energi baru terbarukan (EBT).
"Investasi EBT kan besar sekali. Kita coba dua dulu, Sungai Kayan dan Sungai Mamberamo. Sungai Kayan 13.000 megawatt, Mamberamo 24.000 megawattt," kata Jokowi.