Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung buka suara terkait fenomena penurunan muka tanah di Jakarta bagian utara yang rata-rata sedalam 3,5 sentimeter per tahun.
"Ini bisa menyelamatkan atau melindungi 20.000 lebih kepala keluarga, dan luasan yang terdampak itu kurang lebih 160-an atau 170-an hektare," kata AHY.