Informasi intelijen mengindikasikan Garda Revolusi Iran dan kelompok proksi yang didukung Teheran sedang bersiap melancarkan serangan terhadap Arab Saudi.
Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengatakan bahwa Teheran akan mempertahankan wilayahnya, namun juga menegaskan tidak berniat melanjutkan atau memperluas perang.
Trump lebih memilih kesepakatan dengan Iran daripada tindakan militer. Namun dia memperingatkan bahwa aksi militer tetap menjadi opsi jika diplomasi gagal.