Ketika partai politik sudah merapat ke kedua kubu calon presiden, Prabowo dan Jokowi, Partai Demokrat dengan santainya menyatakan sikap kenetralannya. Menyimpang dari logika definisi dan maksud dari partai politik?
Terpecahnya suara elite Golkar yang tidak menyokong capres dan cawapres Prabowo Subianto-Hatta Rajasa menjadi pekerjaan rumah tersendiri bagi Aburizal Bakrie.
Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Akbar Tandjung mengklaim bahwa secara resmi Golkar satu suara dalam mendukung pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto-Hatta Rajasa.
Organisasi Nahdlatul Ulama (NU) membebaskan warganya menentukan sikap politiknya pada pilpres 2014. Pemuda NU pun memutuskan sikap politiknya mendukung pasangan Jokowi-JK.
Politikus muda Partai Golkar Indra J Piliang 'mbalelo' dari sikap politik partainya yang mendukung duet Prabowo Subianto-Hatta Rajasa. Indra mengaku siap dipecat atas sikap kontroversialnya yang mendukung Jokowi-Jusuf Kalla.
Sebagai dewan penasihat timses Prabowo-Hatta, kasus korupsi SDA selalu dikaitkan sebagai serangan negatif di Pilpres 2014. Sebagai pejabat publik SDA harus bisa mencontoh menteri pendahulu yang mundur secara kesatria.
Ormas sayap PAN, Perempuan Amanat Indonesia (PUAN), ingin mempersatukan kembali Prabowo Subianto dan Titiek Soeharto yang sempat berpisah. Cawapres pasangan Prabowo, Hatta Rajasa, pun ikut mendoakan.
Kubu Prabowo-Hatta dan Jokowi-JK terus menggalang dukungan. Massa NU menjadi sasaran gerilya kedua kubu, dukungan keluarga Gus Dur ataupun Gusdurian pun ikut digalang. Siapa yang sukses merebut massa NU dan Gusdurian?