Inggris dan Australia mendukung penuh serangan rudal AS terhadap Suriah. Keduanya meyakini aksi militer merupakan respons tepat untuk serangan kimia di Suriah.
Sedikitnya lima tentara Suriah tewas akibat serangan rudal AS di pangkalan udara Shayrat. Serangan rudal AS itu diklaim nyaris menghancurkan seluruh pangkalan.
Anggota parlemen AS mendukung keputusan Presiden Donald Trump menyerang Suriah. Namun mereka memperingatkan Trump untuk berkonsultasi dengan Kongres AS.
Kepala Komite Keamanan dan Pertahanan pada Majelis Tinggi Parlemen Rusia, Viktor Ozerov, menyebut serangan AS ke Suriah dapat merusak perang melawan terorisme.
Serangan rudal AS ke pangkalan udara Suriah menuai kecaman. Gubernur Homs di Suriah menegaskan, hal itu tak akan mencegah Suriah untuk terus memerangi teroris.