Lima oknum polisi dan seorang warga sipil serta seorang oknum TNI ditangkap polisi karena merampok 13 Kg emas di Tol Jagorawi. Dari komplotan ini, polisi menyita sejumlah barang bukti narkotika jenis sabu.
Setelah menangkap tersangka pengedar obat ilegal bernama Kusyanto, Satres Narkoba Polrestabes Bandung mengembangkan kasus ini dan berhasil mengungkap peredaran ganja dan sabu-sabu yang ternyata merupakan teman Kusyanto. Salahsatunya PNS di LIPI.
Jajaran Polresta Pekanbaru bersama TNI menggelar razia gabungan. Hasilnya, dua oknum TNI bersama 1 orang sipil kedapatan bawa narkotika jenis sabu seberat 1 kg.
Polisi melakukan penggerebekan sebuah ruko di Jl Biak, Gambir, Jakarta. Satuan narkoba di bawah komando Kompol Suhermanto mengamankan puluhan kilogram kristal sabu.
Warga Australia, Sean, terancam pidana 20 tahun penjara akibat memproduksi narkoba jenis sabu. Sean didakwa pasal 129 UU Narkotika tentang Prekusor karena melakukan produksi narkoba.
Empat anggota polisi dan seorang anggota Badan Nasional Narkotika (BNN) ditangkap polisi karena diduga terlibat perampokan emas 13 kg. Kini, mereka terancam dipecat.
Seorang pria berusia 30 tahun berinisial HN, ditangkap aparat Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya di rumah kosnya di kawasan Tamansari, Jakarta Barat. Dia menyimpan sabu dalam 2 kardus susu senilai Rp 4 M.
Praka Heri Shafitri, anggota TNI Batalyon 111 Raider merasa takut dan stres setelah mengetahui senjata miliknya digunakan untuk memberondong posko caleg Partai NasDem. Sebab, awalnya si peminjam mengaku akan berburu babi.
Praka Heri Shafitri menjalani sidang perdana di Pengadilan Militer Banda Aceh. Ia didakwa meminjamkan senjata api untuk memberondong posko Partai NasDem di Aceh Utara.