Penyerangan tentara sekutu ke Libya bukan bermotif kemanusiaan menyelamatkan warga sipil Libya. Namun menurut Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU), penyerangan ini bermotif minyak.
Pemimpin Libia Kolonel Muammar Gaddafi, muncul di Tripoli, yang baru-baru ini diserang oleh koalisi negara-negara Barat, dan mengatakan pasukannya akan menang dalam perang.
Belanda akan ikut bergabung dalam kampanye militer NATO di Libya. 6 Jet Tempur F-16, kapal perusak ranjau dan sebuah pesawat tanker akan bergabung dengan kekuatan pasukan sekutu.
Kekejaman Muammar Khadafi pada rakyatnya memang tidak terpuji. Namun serangan pasukan sekutu yang dimotori AS kepada rezim Khadafi juga banjir kecaman, termasuk dari politisi Indonesia.
Presiden AS Barack Obama menegaskan serangan yang dilakukan Sekutu di Libya bertujuan untuk melengserkan Muammar Kadhafi dari tahtanya. Obama menjamin AS akan berpegang teguh pada mandat PBB.
PLTN adalah solusi paling ampuh atas terbatasnya sumber energi. Namun bencana PLTN Fukushima menunjukkan betapa besar risiko yang harus ditanggung manusia atas pemanfaatan reaktor nuklir. RI masih terobsesi punya PLTN?
Meski menuai kecaman, tapi serangan pasukan sekutu terhadap militer Libya ternyata dapat dibenarkan. Bahkan ada payung hukum dan alasan untuk membenarkan aksi militer yang dimotori Prancis, Kanada, Italia, Inggris dan AS itu.
Pasukan sekutu gabungan dari Amerika Serikat (AS), Prancis, Inggris, Kanada dan Italia mulai menyerang Libya. Masuknya pasukan sekutu ini dikhawatirkan akan membuat Libya seperti Irak, jatuh dalam konflik sektarian karena ada kekosongan kekuasaan.