Sindikat REvil kembali beraksi, targetnya adalah perusahaan IT bernama Kaseya, yang terkena serangan ransomware dari sindikat yang diduga asal Rusia tersebut.
Taliban mengklaim telah menguasai 85 persen wilayah Afghanistan, menyusul serangan besar-besaran yang dilancarkan saat pasukan Amerika Serikat ditarik pulang.