Pendapatan militan ISIS dilaporkan berkurang sekitar 30 persen. Penurunan juga terjadi pada populasi di wilayah-wilayah yang dikuasai ISIS di Suriah dan Irak.
Penyebab utama penurunan neraca perdagangan Indonesia masih disebabkan oleh rendahnya harga minyak dunia yang anjlok di kisaran US$ 40- US$ 45 per barrel.