ISIS mengklaim bertanggung jawab atas serangan terhadap minibus di Kabul, Afghanistan, yang menewaskan seorang jurnalis lokal dan melukai empat orang lainnya.
Pemimpin tertinggi Taliban, Haibatullah Akhundzada, memperingatkan bahaya pembangkang dan penyusup ke dalam kelompok yang kini berkuasa di Afghanistan ini.