Bagi Anda pengguna Kereta Listrik Ciliwung Blue Line bisa sedikit berlega hati. Kini jadwal keberangkatan yang semula 8 perjalanan per-hari, bertambah menjadi 16 perjalanan.
Bagi sebagian remaja, rokok dianggap lambang pergaulan. Jika tidak merokok, takut dianggap tidak gaul. Maka jumlah perokok belia terus meningkat dari tahun ke tahun.
Bagi sebagian remaja, rokok dianggap lambang pergaulan. Jika tidak merokok, takut dianggap tidak gaul. Maka jumlah perokok belia terus meningkat dari tahun ke tahun.
Saya berharap siapa pun yang punya akses ke Dirjen Perkeretapian Dephub bisa menyampaikan masalah ini. Pemerintah mendorong masyarakat untuk menghemat BBM tapi angkutan massal yang irit BBM ini malah ditelantarkan.
Sekedar informasi kejadian tersebut sudah terulang empat kali di mana pintu KRL tersebut tidak bisa terbuka alias macet. Penumpang belum naik tapi kereta sudah jalan. Bagaimana ini PT Kereta Api (Persero).
Bisa dibayangkan seperti apa. Apakah ini trik atau siasat dari PT Kereta Api (Persero) tidak menaikan tarif tapi memotong gerbong rangkaian ekonomi supaya penumpang menggunakan KRL Ekpres atau AC Ekonomi?