Permadi dipanggil untuk diklarifikasi terkait video seruan 'revolusi' yang viral di media sosial. Dia juga dipanggil untuk diperiksa sebagai saksi Eggi Sudjana.
Dalam sebuah cuitan provokatif, Presiden AS menggambarkan pembalasan yang akan menandai "akhir resmi Iran." Iran menybut Trump memainkan "permainan politik."
Permadi mengaku kebal hukum ketika menyeru revolusi karena menjabat anggota lembaga pengkajian MPR serta berbicara di dalam forum tertutup di DPR. Benarkah?
Permadi mengungkap dirinya menerima tiga kali panggilan yaitu untuk bersangksi di kasus Kivlan Zen, Eggi Sudjana dan atas laporan terhadap dirinya sendiri.