Kinerja reksa dana saham dalam setahun terakhir cukup positif seiring dengan naiknya IHSG. Bahkan, ada reksa dana saham yang mencatatkan keuntungan 50%.
Investasi saham di tahun 2016 ini dinilai kurang stabil. Pengembaliannya pun dinilai tidak setinggi di tahun-tahun sebelumnya, bahkan tahun ini cenderung turun.
Pilihan investasi seperti obligasi, reksa dana, atau bahkan emas yang banyak dipilih investor, kerap membuat orang bertanya-tanya, lebih untung yang mana?
Ada banyak macam instrumen investasi mulai dari saham, reksa dana, obligasi, deposito, properti hingga emas. Apa yang mencatatkan kentungan tertinggi tahun ini?
Mengutip data Infovesta, Senin (12/12), ada reksa dana saham yang telah memberikan imbal hasil hingga 51% pada periode 30 Desember 2015 hingga 30 November 2016