Militer Amerika Serikat telah mengamankan perimeter bandara Kabul, Afghanistan. Kedutaan Besar AS di ibu kota Afghanistan itu juga telah sepenuhnya dievakuasi.
Sistem artileri Howitzer senilai US$ 750 juta (Rp 10,7 triliun) itu akan membantu Taiwan mempertahankan diri dengan lebih baik melawan potensi invasi China.
Taliban mengambil alih kekuasaan di Afghanistan setelah Presiden Ashraf Ghani meninggalkan negaranya. Kolapsnya pemerintahan memicu kepanikan warga di Kabul.