detikNews KPR Bank Niaga Tidak Profesional Saya memiliki KPR pada Bank Niaga Falatehan mulai pertengahan 2003 (30104504723). Rabu, 16 Mar 2005 16:55 WIB
detikFinance Serikat Pekerja Tolak Merger BTN Serikat Pekerja BTN menolak rencana merger bank tersebut dengan bank pemerintah lainnya karena bisa menimbulkan gelombang PHK besar-besaran. Rabu, 09 Mar 2005 12:47 WIB
detikFinance BTN Isyaratkan Tolak Merger Dirut BTN Kodradi isyaratkan penolakan merger BTN dengan bank BUMN lain. Alasannya, merger belum tentu akan meningkatkan efisiensi dan daya saing BTN. Senin, 07 Mar 2005 11:40 WIB
detikFinance Permintaan KPR Bank Niaga Melonjak 209 Persen Permintaan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) PT Bank Niaga Tbk tahun 2004 mengalami lonjakan signifikan hingga 209 persen menjadi Rp 3,4 triliun dibandingkan tahun 2003. Sabtu, 05 Mar 2005 11:47 WIB
detikFinance Merger BTN dan BEI, Kebijakan Pemerintah Tak Terkoordinasi Rencana pemerintah untuk melakukan merger BTN, BEI dengan BNI, BRI atau Bank Mandiri dinilai sebagai kebijakan yang tidak terkoordinasi. Senin, 21 Feb 2005 10:57 WIB
detikFinance Aktivitas BPI Normal, Nasabah Mulai Resah Aktivitas Bank Persyarikatan Indonesia (BPI) masih terlihat normal. Namun sejumlah nasabah mulai khawatir setelah tahu BPI masuk SSU. Senin, 20 Des 2004 15:59 WIB
detikNews Wapres Minta Peningkatan Pembangunan RSS Wapres meminta Kementrian Perumahan Rakyat untuk menggenjot pengadaan rumah sehat sederhana (RSS) bagi rakyat kecil hingga 200 ribu per tahun. Kamis, 04 Nov 2004 20:58 WIB
detikFinance Keppres SMF Akan Diproses Setelah Ada Kejelasan Investor Keppres tentang pendirian Lembaga Pembiayaan Perumahan (Secondary Morgate Facility) baru akan diproses setelah jelas siapa saja investor yang masuk. Kamis, 30 Sep 2004 12:37 WIB
detikNews Petani Ultah Malah Sengsara Tentu tak banyak yang tahu hari ini merupakan Hari Tani. Di hari jadinya itu, para petani bukannya berpesta. Mereka malah mengeluhkan penderitaannya. Jumat, 24 Sep 2004 14:05 WIB
detikFinance 2004, Bank Pikko Targetkan Peningkatan Kredit Ritel 25% Hingga akhir tahun 2004, Bank Pikko menargetkan peningkatan pengucuran kredit untuk sektor ritel dan konsumen sebesar 25 persen menjadi Rp 400 miliar. Kamis, 12 Agu 2004 16:41 WIB