Pasukan elit Iran, Garda Revolusioner Iran sedang menggali kuburan massal untuk para prajurit AS sebagai persiapan jika terjadi perang dengan AS atas program nuklir negara tersebut.
Pejabat-pejabat pemerintah Israel mengkritik pasukan perdamaian UNIFIL menyusul pertempuran di perbatasan Israel dan Libanon. Israel bahkan mengkhawatirkan dukungan pasukan Indonesia pada Libanon.
Stasiun televisi milik Hizbullah, Al-Manar menayangkan dua prajurit Indonesia yang tergabung dalam UNIFIL, meninggalkan lokasi pertempuran Israel dan Libanon dengan menumpang taksi. Tak ayal media Libanon mengecam UNIFIL sebagai pasukan impoten.
Israel dan Libanon kembali terlibat pertempuran di perbatasan yang menewaskan beberapa warga sipil Libanon dan seorang tentara Israel. Pemerintah AS menyerukan kedua belah pihak untuk menahan diri.