"Hah, kapan Mba. Aduh aku merinding," begitu komentar Diah Permatasari saat detikhot menghubunginya Senin (22/5/2006) untuk menanyakan perihal penyerbuan rumah sahabatnya Mayang. Diah tak habis pikir kenapa ada orang setega itu pada Mayang.
Dengan mengendarai BMW X5 berwarna gelap penyerbu rumah Mayang menabrak pagar dan berteriak. "Keluar lo kalo berani! Prang.. kaca pun pecah karena dilempar batu.
Ada apa di balik penyerbuan rumah Mayangsari hingga kini masih tanda tanya. Semua pihak bungkam. Polisi saling tunjuk sementara keluarga Mayang tutup mulut.
Ada apa di balik penyerbuan rumah Mayangsari hingga kini masih tanda tanya. Semua pihak bungkam. Polisi saling tunjuk sementara keluarga Mayang tutup mulut.
Ada apa di balik penyerbuan rumah Mayangsari hingga kini masih tanda tanya. Semua pihak bungkam. Polisi saling tunjuk sementara keluarga Mayang tutup mulut.
Saat hujan rintik-rintik dan warga Simprug bersiap untuk tidur nyenyak, suara gaduh terdengar dari kediaman Mayangsari. Jeder! Warga pun langsung menyambangi rumah ibunda Khirani Siti Hartina Trihatmodjo itu.
Minggu (21/5/2006) malam sekitar pukul 23.00 WIB, rumah Mayangsari di kawasan Simprug, Jakarta Selatan diserbu sekelompok orang tak dikenal. Pintu gerbang didobrak dan kaca-kaca pecah!