Ukraina kalah dari sisi senjata dan jumlah di segala lini karena Putin telah melakukan investasi yang signifikan dalam modernisasi angkatan bersenjatanya.
Ketika Rusia melancarkan invasi terhadap Ukraina, analis mulai membandingkan dengan nasib Taiwan yang juga menghadapi agresi negara adidaya di perbatasan.
Tentara Ukraina menerima sumbangan Rp 5,7 miliar dalam bentuk bitcoin. Sumbangan ini akan dipakai untuk menyediakan persenjataan, alat medis, hingga drone.
Tidak ada negara yang ingin berperang melawan Rusia karena senjata nuklir yang dimilikinya. Sedikitnya 198 warga Ukraina tewas akibat invasi militer Rusia.
Penduduk ibu kota Kiev, Ukraina, yang terbangun karena suara ledakan dan sirene kini banyak mencari perlindungan atau melarikan diri dari negara tersebut.